Ancaman Pertahanan dan Keamanan Indonesia

482709_beb4fe6f6b33f301cf7b54ffaedfdddf
Foto Ilustrasi penanggulangan Teror

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan bahwa pertahanan dan keamanan Indonesia terancam dari berbagai konflik dan masalah.

Ancaman dari dalam negeri yang dihadapi saat ini, kata Luhut adalah terorisme, narkoba, gerombolan separatis bersenjata, konflik komunal, dan disintegrasi bangsa. “Sementata dari luar negeri berupa konflik perbatasan, spionase, cyber war, proxy war, terorisme, dan kejahatan lintas negara,” kata Luhut dalam kuliah umum di Balai Sidang Universitas Indonesia, Rabu (20/4).

Selain itu, ujar Luhut, Indonesia juga menghadapi ancaman lain seperti perubahan iklim, bencana alam, dan epidemi.

Mengatasi ancaman ini, Luhut menuturkan berbagai upaya juga dilakukan seperti mendorong kemajuan ekonomi dan pendekatan budaya.

Selanjutnya Luhut menyebut belanja militer Indonesia masih inefisien atau tidak tepat. “Masih banyak belanja pegawai dan barang, sementara alutsista masih kecil,” kata Luhut.

Menurut Luhut, alat utama sistem pertahanan atau alutsista harus semakin canggih guna mendukung pertahanan dan keamanan nasional.

Pembelian alutsista, menurut Luhut akan memberikan banyak keuntungan. “Misalnya, Indonesia bisa terbebas dari penangkapan ikan ilegal,” ujar Luhut.

Untuk itu, dia terus mengupayakan untuk meningkatkan pembelian alutsista melalui anggaran yang akan dinaikkan secara bertahap.

Anggaran pertahanan, saat ini sebesar 0,8 persen, hingga 2019 Luhut berencana akan menaikkannya hingga mencapai di atas satu persen.

Luhut juga membandingkan anggaran pertahanan Indonesia dengan negara tetangga. Indonesia masih tertinggal dari negara-negara di ASEAN.

“Kalau dengan Amerika jelas sudah terlalu jauh. Dengan Singapura yang seluas Jakarta hampir 10 miliar dollar AS, Indonesia hanya 8 miliar dollar AS,” ucap Luhut.

Selain alutsista, teknologi juga dianggap penting dalam menjaga pertahanan dan keamanan Indonesia. Luhut menilai, pertahanan sudah tidak lagi bergantung pada manusia, melainkan teknologi.

“Teknologi ini seharusnya didesain sendiri, Indonesia harus mandiri,” kata Luhut. *cnnIndonesia*

Advertisements

2 thoughts on “Ancaman Pertahanan dan Keamanan Indonesia”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s