Inggris Tentang Rencana Pembentukan Tentara Uni Eropa

Tank NATO
Foto Ilustrasi Tank Tentara NATO di perbatasan Eropa Rusia (IHS Jane)

Negara-negara Uni Eropa hari Selasa (27/9) tetap mengajukan rencana meningkatkan kerjasama militer sementara Inggris bertekad menentang pembentukan tentara atau markas besar militer Uni Eropa.

Karena Inggris akan keluar dari Uni Eropa, Perancis dan Jerman menjadi ujung tombak gerakan meningkatkan kemampuan Eropa untuk mengelola sendiri operasi keamanannya.

Inggris bersikeras aliansi militer NATO adalah satu-satunya forum keamanan Eropa, dan pada masa lalu negara itu selalu memblokir kerja sama Uni Eropa yang lebih erat.

Menurut Menteri Pertahanan Perancis Jean-Yves Le Drian “peningkatan kapasitas Eropa dibutuhkan” untuk operasi-operasi Uni Eropa.

Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen bersikeras bahwa “Ini bukanlah tentang pembentukan tentara Eropa.”

Pasukan Uni Eropa telah melatih polisi dan pasukan keamanan di Afghanistan, Mali, Somalia dan negara lain, dan baru-baru ini setuju melatih penjaga pantai Libya.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini, yang memimpin pembicaraan itu, mengatakan perjanjian Uni Eropa tidak mengizinkan pembentukan tentara Eropa.

Menurutnya, kehadiran Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg di Bratislava adalah tanda bahwa Uni Eropa dan NATO bekerja sama erat.

Stoltenberg menyetujui peningkatan kerjasama NATO dengan Uni Eropa. *VOA*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s